PENULISAN2_ETIKA
BISNIS
CONTOH IKLAN
SHAMPO PANTENE ( Rambut Tetap Sehat dan Berkilau)
Iklannya " Aku.. Jadi duta shampo lain, hah, hahaha, ups. Dulu pernah coba shampo lain dan ketombe juga sempat hilang, tapi cuma sebentar balik lagi, rambutku rontok lagi. Aku sama Pantene aja. 'Melawan keombe memberi perlindungan tak terkalahkan dari kerontokan'. Jadi rambutku tak ketombean lagi, gak rontok lagi, rahasia aku pantene".
Dari sekian banyaknya
iklan shampo yang tayang ditelevisi, saya mulai jatuh hati pada shampo pantene.
Shampo pantene mempromosikan produknya dengan
menampilkan penyanyi ternama seperti Anggun. Pada iklan tersebut Anggun
memperlihatkan rambutnya yang semula rontok dan berketombe, tetapi setelah
menggunakan shampoo Pantene dia menyatakan bahwa rambutnya tidak rontok bahkan
ketombe hilang setelah menggunakan shampoo tersebut. Anggun juga menyatakan
pantene sebagai shampoo terbaik dan tidak menjadi duta shampoo lain.
Tak
hanya sekedar shampo, Pantene juga menawarkan kondisioner sebagai produk
perawatan pelengkap rambut. Pantene Pro-V adalah ungkapan terkenal Pantene yang
menunjukkan bahwa di dalam produknya terdapat banyak vitamin yang dapat
melindungi kesehatan rambut dan kulit kepala.
Sudah
lama saya menggunakan shampo Pantene dan
kondisioenernya. Rambut saya menjadi
halus, lembut, tak berketombe, berkilau dan gampang diatur. Saya pun akan terus memakainya karena saya sudah percaya
dengan shampo pantene tersebut.
Analisis :
1. Fungsi Periklanan
- Memberikan informasi kepada masyarakat tentang
kelebihan shampo Pantene.
- Sebagai media promosi yang bertujuan untuk
meyakinkan masyarakat.
2. Periklanan dan Kebenaran
- Kebenaran yang disampaikan pada tayangan iklan
diharapkan memang betul dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena pada
tayangan iklan tersebut menunjukkan rambut sehat, berkilau, dan tak berketombe.
3. Manipulasi dengan Periklanan
- Iklan yang disampaikan harus sesuai dengan etika periklanan yang layak dilihat oleh semua masyarakat, yaitu dapat mempengaruhi kemauan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
- Iklan yang disampaikan harus sesuai dengan etika periklanan yang layak dilihat oleh semua masyarakat, yaitu dapat mempengaruhi kemauan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar