Kamis, 11 Mei 2017

PENULISAN2_ETIKA BISNIS

CONTOH IKLAN
SHAMPO PANTENE ( Rambut Tetap Sehat dan Berkilau)

Iklannya " Aku.. Jadi duta shampo lain, hah, hahaha, ups. Dulu pernah coba shampo lain dan ketombe juga sempat hilang, tapi cuma sebentar balik lagi, rambutku rontok lagi. Aku sama Pantene aja. 'Melawan keombe memberi perlindungan tak terkalahkan dari kerontokan'. Jadi rambutku tak ketombean lagi, gak rontok lagi, rahasia aku pantene".


Dari sekian banyaknya iklan shampo yang tayang ditelevisi, saya mulai jatuh hati pada shampo pantene. Shampo pantene mempromosikan produknya dengan menampilkan penyanyi ternama seperti Anggun. Pada iklan tersebut Anggun memperlihatkan rambutnya yang semula rontok dan berketombe, tetapi setelah menggunakan shampoo Pantene dia menyatakan bahwa rambutnya tidak rontok bahkan ketombe hilang setelah menggunakan shampoo tersebut. Anggun juga menyatakan pantene sebagai shampoo terbaik dan tidak menjadi duta shampoo lain.
Tak hanya sekedar shampo, Pantene juga menawarkan kondisioner sebagai produk perawatan pelengkap rambut. Pantene Pro-V adalah ungkapan terkenal Pantene yang menunjukkan bahwa di dalam produknya terdapat banyak vitamin yang dapat melindungi kesehatan rambut dan kulit kepala.
Sudah lama saya menggunakan shampo Pantene dan kondisioenernya. Rambut saya menjadi halus, lembut, tak berketombe, berkilau dan gampang diatur. Saya pun akan terus memakainya karena saya sudah percaya dengan shampo pantene tersebut.

Analisis :
1.      Fungsi Periklanan
- Memberikan informasi kepada masyarakat tentang kelebihan shampo Pantene.
Sebagai media promosi yang bertujuan untuk meyakinkan masyarakat.

2.      Periklanan dan Kebenaran
- Kebenaran yang disampaikan pada tayangan iklan diharapkan memang betul dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena pada tayangan iklan tersebut menunjukkan rambut sehat, berkilau, dan tak berketombe.

3.      Manipulasi dengan Periklanan 
 - Iklan yang disampaikan harus sesuai dengan etika periklanan yang layak dilihat oleh semua masyarakat, yaitu dapat mempengaruhi kemauan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar